Retur Penjualan & Nota Kredit Customer

Retur penjualan dan nota kredit adalah dua dokumen terpisah yang saling tersambung. Retur Penjualan mengurus barang yang kembali ke gudang. Nota Kredit Customer mengurus piutang customer yang berkurang. Memisahkan keduanya membuat arus barang dan arus tagihan tetap jelas dan bisa ditelusuri.

Gambaran alur

Langkah demi langkah

  1. Mulai dari invoice terbit. Retur dibuat atas invoice yang sudah terbit. Invoice yang masih draft atau sudah void tidak bisa diretur.
  2. Buat Retur Penjualan. Catat barang yang dikembalikan customer beserta jumlahnya pada dokumen retur penjualan.
  3. Barang masuk gudang. Terima barang retur lewat **Workspace > Barang Masuk

    Retur Customer** sehingga stok kembali tercatat.

  4. Buat Draft Nota Kredit. Buat nota kredit dari invoice sumber. Sistem otomatis memuat customer, sisa tagihan (outstanding), dan daftar item dari invoice itu. Pilih alasan: Retur Barang, Koreksi Harga, Diskon Susulan, Klaim, atau Lainnya.
  5. Approve Nota Kredit. Draft nota kredit belum mengurangi piutang. Piutang baru berkurang setelah nota kredit di-approve.

Siapa mengerjakan apa

Ketentuan penting

  • Nota kredit dibuat dari invoice sumber. Sistem memuat customer, outstanding, dan item dari invoice itu agar nota kredit selalu nyambung ke tagihan aslinya.
  • Guardrail invoice. Invoice berstatus draft atau void diblokir — nota kredit hanya bisa dibuat atas invoice yang sudah terbit.
  • Batas alokasi. Nilai yang dialokasikan tidak boleh melebihi total nota kredit dan tidak boleh melebihi outstanding invoice.
  • Approve dulu, baru piutang berkurang. Draft nota kredit belum berdampak. Piutang berkurang hanya setelah nota kredit di-approve.
  • Isi nilai positif. Operator memasukkan nilai positif; sistem yang memperlakukannya sebagai pengurang tagihan.
  • Jangan pakai retur untuk koreksi harga/diskon saja. Bila barang tidak benar-benar kembali (hanya koreksi harga atau diskon susulan), langsung pakai Nota Kredit dengan alasan yang sesuai — tanpa membuat retur barang.

Customer Refund (Kembalikan Dana)

Selain nota kredit, ada Customer Refund alias "Kembalikan Dana" untuk mengembalikan kelebihan bayar customer. Refund dipakai saat sebuah Customer Payment punya saldo lebih dan semua invoice sudah teralokasi — sisa dana itulah yang dikembalikan.

  • Refund hanya untuk pembayaran yang masih punya saldo lebih setelah seluruh invoice teralokasi.
  • Refund non-tunai wajib mencantumkan rekening bank tujuan.

Halaman ini menjelaskan alur operasional. Detail akuntansi internal tidak dibahas di dokumentasi publik.