Mitra & Kasus Khusus

Halaman ini menjelaskan kasus khusus saat satu pihak berperan ganda: customer yang juga menyetor barang kepada kita. Di sini dibahas customer sebagai supplier, alur Bayar Barang (setor), dan dokumen Settlement / Set-off yang menutup piutang dengan barang — tanpa uang masuk.

Customer sebagai supplier

Satu pihak bisa menjadi customer (punya piutang ke kita) sekaligus mitra pemasok (menyetor barang ke kita). Agar bisa memakai Bayar Barang, pihak itu wajib punya "supplier counterpart" aktif di master.

Tanpa supplier counterpart aktif, customer tidak akan muncul di layar Bayar Barang dan setoran barang tidak bisa diproses.

Bayar Barang / Setor

Bayar Barang adalah cara customer melunasi piutang dengan menyetor barang, bukan dengan tunai atau transfer. Dipakai saat customer menyerahkan barang untuk mengurangi piutangnya.

Sistem otomatis membentuk rantai dokumen berikut:

Langkah operator

  1. Buka jalur Bayar Barang. Dari /penjualan/payment pilih Bayar Barang, lalu Buat Bayar Barang (membuka halaman PO mode setelmen).
  2. Pilih customer. Hanya customer yang punya supplier counterpart aktif yang muncul; counterpart-nya tampil read-only.
  3. Simpan PO. Pada titik ini piutang BELUM berkurang.
  4. Terima Barang. Buat Penerimaan untuk memasukkan barang ke gudang.
  5. Buat Set-off. Pilih Invoice customer yang akan dikurangi.
  6. Simpan set-off. Sistem membuat faktur supplier + settlement. Baru pada saat inilah piutang customer berkurang.

Ketentuan Bayar Barang

  • Nilai barang harus lebih dari 0.
  • Total offset invoice tidak boleh melebihi nilai barang.
  • Nilai barang boleh lebih besar dari offset. Sisanya menjadi outstanding pada faktur supplier counterpart.
  • Invoice harus milik customer itu, sudah ACC (bukan draft), dan tidak boleh dipilih dua kali.
  • Item harus item stok.
  • Tidak ada Customer/Supplier Payment pada alur ini — ini tukar barang-dengan-piutang, tanpa kas masuk atau keluar.

Bila set-off lupa dibuat

Jika langkah Set-off belum dibuat, transaksi tampil pending: mula-mula "Menunggu Penerimaan", lalu "Menunggu Set-off", dan piutang belum berkurang.

JANGAN "perbaiki" dengan membuat Payment. Selesaikan dengan membuat Set-off sesuai langkah di atas. Membuat Payment akan menghasilkan catatan ganda yang keliru.

Settlement / Set-off

Settlement (Set-off) adalah dokumen offset yang menetralkan piutang customer dengan utang ke supplier counterpart. Ini adalah langkah final Bayar Barang.

  • Dibuat bersama faktur supplier pada langkah Set-off — bukan sekadar dengan memilih customer di awal.
  • Sebelum Set-off dibuat, piutang customer tetap utuh meskipun barang sudah diterima.
  • Setelah Set-off disimpan, piutang customer berkurang sebesar nilai offset.

Halaman ini menjelaskan alur operasional. Detail akuntansi internal tidak dibahas di dokumentasi publik.